Mungkin yang akan terbayang di benak Anda saat hendak berlibur ke Bali adalah Pantai Kuta, Legian, Jimbaran, atau Seminyak. Namun tahukah Anda tempat-tempat tersebut hanyalah berada di selatan? Padahal objek wisata Bali tidak hanya berada di selatan. Memang pusat keramaian berada disana, tapi tidak ada salahnya saat Anda ingin mengunjungi Bali untuk kesekian kalinya daerah-daerah utara, timur, barat, dan tengah menjadi pertimbangan Anda. Faktanya Bali begitu indah di berbagai penjurunya.
BALI TENGAH DAN SEKITARNYA
Bayangkan pedesaan berpanorama sawah dan bukit, hiruk pikuk pasar tradisional, suasana sakral dan tenang pura-pura, cerita kesejarahan dan kebudayaan museum dan tempat bersejarah. Bagian Bali Tengah menawarkan berbagai plesir tersebut. Kabupaten Tabanan, Denpasar dan Gianyar adalah lokasi wisata yang menyediakan berbagai fitur itu.
DESA WISATA
Bagian tengah Pulau Bali menyajikan berbagai pemandangan alam yang segar dan tenang. Terutama pada saat Anda mengunjungi wilayah pedesaan. Hijaunya pematang sawah, rimbunan pepohonan, kesakralan adat dan tradisi masyarakat desa menjadi daya tarik utama. Namun hampir seluruh desa di wilayah ini menyiapkan produk-produk seni tradisional Bali. Contohnya saja Desa Batubulan. Berlokasi di Kabupaten Gianyar, Desa Batubulan menawarkan pertunjukan seni tradisional seperti Tari Kecak dan Tari Barong. Kreasi seni ukir dan patung sangat mudah anda temukan di berbagai pelosok Desa Batubulan. Tidak jauh berbeda dengan Desa Ubud yang juga berada di Kabupaten Gianyar. Desa Ubud merupakan desa para seniman Bali kebanyakan berasal. Para pelukis dan pemahat menghasilkan begitu banyak karya yang akan ditemukan baik di pasar seni atau pun galeri-galeri pribadi mereka. Selain nilai seni pada Desa Ubud, nilai sejarah juga akan anda dapatkan dari Istana Puri Saren tepat berada di seberang pasar seni.
Gianyar memiliki dua desa terkenal lainnya yakni Desa Celuk dan Desa Mas. Perbedaan kedua desa ini terletak pada hasil kerajinan yang menjadi karakteristik utama. Desa Celuk menyiapkan bermacam-macam bentuk kerajinan perak dan emas sedangkan Desa Mas merupakan pusat ukiran dan patung khas Bali. Berada 10 km dari pusat kota Denpasar, anda dapat menemukan Desa Celuk dan 45 menit berkendara dari Bandara Ngurah Rai untuk sampai di Desa Mas.
PASAR

Saatnya berbelanja! Bagian Tengah Bali adalah pusat belanja oleh-oleh khas Bali. Pakaian, makanan, pernak-pernik, lukisan, apapun. Pasar Sukawati adalah pasar primadona Bali. Dua bangunan yang terletak berseberangan di Desa Sukawati, Gianyar, memiliki apa pun yang Anda inginkan untuk dijadikan buah tangan. Mulai dari pagi hingga sore hari para pedagang menjajakan barang-barangnya. Pasar Sukawati terlihat sama dengan pasar-pasar tradisional lain di Indonesia tapi penataan satu toko dengan toko lainnya cukup nyaman. Di dalam gedung didominasi oleh pakaian-pakaian, pernak-pernik, aksesoris, hingga produk perawatan tubuh. Di luar gedung, sepanjang trotoar, didominasi oleh produk-produk seni seperti lukisan, ukiran dalam berbagai bentuk, patung, hingga mainan anak.

Pasar Ubud menghadirkan barang jualan yang sama dengan Pasar Sukawati. Akan tetapi, Pasar Ubud terlihat lebih rapi dan tersedia ruang yang lebih luas karena Pasar Ubud tidak berada di dalam gedung. Selain itu untuk penjualan karya lukis, Pasar Ubud memiliki tempat terpisah dari barang-barang lainnya. Memang tidak selengkap Pasar Sukawati, Pasar Ubud terlihat memasok lebih sedikit dagangan.
Beralih ke daerah Tabanan, Pasar Kodok merupakan pasar yang cukup terkenal di Bali bagian Tengah. Jangan salah kira akan namanya karena pasar ini sama sekali tidak menjual kodok. Pasar Kodok terkenal karena penjualan barang-barang bekas impor dalam kualitas bagus. Produk wanita menjadi pilihan utama pasar ini. Apalagi dengan harga miring yang ditawarkan. Kejutan istimewa di tengah liburan Anda.
PANTAI

Pantai di wilayah tengah berpusat di pesisir Kabupaten Tabanan. Sejumlah nama pantai pasir hitam mewakili pariwisata Bali Tengah. Tiga belas meter dari pusat kota Tabanan, Pantai Kelating dan Pantai Nyanyi berada. Keduanya merupakan pantai pasir hitam dan penyumbang kolasi berselancar yang mengagumkan. Perbedaan dua pantai ini ada pada tekstur pasirnya. Pasir Nyanyi memanjakan mata anda dengan kilauan pasir hitam berkandungan garam. Kuantitas garam yang bercampur dengan pasir hitam membuat Pantai Nyanyi terlihat berkilauan. Bergaris pantai yang sama, nama Pantai Balian juga cukup terkenal di Tabanan. Daya tarik pantai ini lebih terlihat pada ketinggian ombak yang sempurna bagi para peselancar.
Bertolak 32 kilometer dari Denpasar, Pantai Kedungu berdiam. Pematang sawah yang berkumpul berdekatan dengan pantai, juga pemandangan tebing dengan air terjun kecil yang mengalir ke pantai adalah kata kunci utama menemukan pantai ini. Kondisi yang hampir mirip terjadi pada Pantai Soka. Perbukitan Gunung Batu Karu yang berada di sebelah barat menambah kecantikan panorama Soka. Apabila cuaca mendukung, memancing adalah kegiatan yang disarankan. Perahu-perahu nelayan di sepanjang bibir pantai dapat Anda sewa menuju tengah laut, siap menyatukan Anda dengan sensasi lautan tak terperikan.
PURA

Di mana pun Anda berada saat menghabiskan liburan di Bali bangunan pura pasti akan anda temukan. Pura di tengah-tengah belahan Bali merupakan pura-pura yang sangat terkenal tidak hanya dalam negeri. Siapa yang tidak tahu Pura Tanah Lot, sebuah pura yang berada terpisah dari daratan. Juga akan panorama laut indahnya terutama saat matahari terbenam. Tebing-tebing yang mengitari menjadi daya tarik Tanah Lot. Legenda keberadaan ular berwarna hitam-putih menambah kepopuleran Pura Tanah Lot. Tidak jauh, Pura Kedaton yang terletak di tengah-tengah Alas kedaton dapat ditemukan. Mungkin kehadiran pura ini tidak terlalu mengesankan namun alas kedaton yang merupakan wilayah hutan lestari merupakan wisata wajib dijumpai. Monyet-monyet yang berkeliaran adalah pemandangan yang disuguhkan bersamaan dengan deretan panorama alam pemukau penglihatan.
Lalu Pura Tampak Siring yang berada di Gianyar. Pura besar yang juga dikenal dengan nama Pura Tirta Empul. Keberadaannya di perbukitan menjadikan pura ini terlihat sangat menawan. Disamping kehadiran Istana Tampak Siring yang menorehkan cerita kepresidenan Soekarno. Kolam dan pancuran air suci berjumlah total 28 buah menyumbang kisah sejarah yang melekat. Satu paket wisata budaya dan sejarah lengkap berada disini. Terdapat pula Candi Gunung Kawi. Sebuah bangunan bersejarah yang berhubungan dengan kerajaan kuno Bali. Daya tarik khusus candi ini adalah pahatan 10 candi pada tebing yang memiliki 4 gugusan. Lokasinya pun unik, berada di dasar lembah.
Uniknya terdapat satu lagi warisan bersejarah yang bernama sama namun terletak berbeda. Pura Gunung Kawi Sebatu,Tegalalang, merupakan pura yang dikelilingi hutan. Memang tidak seluas pura pada umumnya, tapi Gunung Kawi Sebatu tertata dan terawat apik. Terlihar dari pekarangan, pemandian dan fitur air mancur didalamnya. Pura ini pun memberikan aktifitas menarik untuk para pengunjung yaitu pelatihan membuat seni pahat. Masih di daerah Gianyar, Pura Taman Ayun menyumbang cerita yang berbeda. Cerita kerajaan Mengwi akan menemani tur selama mengelilingi empat halaman luas terpisah dan tugu air mancur mengarah ke sembilan arah mata angin.
MUSEUM
Liburan tidak melulu menjelajahi tempat-tempat menantang hingga berkeringat. Kenyataannya, memanjakan pengetahuan seni dan sejarah tidak selalu membosankan. Coba saja ke Ubud, penyumbang museum dan galeri seni terbanyak, sukses secara global. Terbukti oleh keberhasilan Neka Art Museum, Agung Rai Museum, Antonio Blanco Museum, Museum Subak, Museum Rudana, Taman Puja Bangsa Margarana dan Museum Marketing.
Mula-mula Museum Neka Art dan Museum Blanco yang terletak berdekatan di Jalan Raya Campuhan. Museum Neka Art merupakan galeri lukisan dari para seniman lokal. Sedangkan Museum Blanco merupakan koleksi masterpiece dari Antonio Blanco, seniman asal Spanyol yang menikah dengan wanita Bali. Pengabadian karya-karya dilakukan oleh anak-anaknya yang juga meneruskan nama harum Antonio Blanco sendiri. Kedua museum ini memiliki galeri besar dari lahan yang luas.

Kemudian Museum Rudana berlokasi di Jl. Peliatan, Ubud. Tiga galeri yang disuguhkan yaitu Rudana Fine Art Gallery, Genta Fine Art Gallery, dan Candi Fine Art Gallery terpisah dalam bangunan dan tema berlainan. Kegiatan seperti seminar, workshop, festival hingga kompetisi diselenggarakan bagi anda pecinta seni lukis. Hal itu juga diterapkan oleh Museum Agung Rai . Bertempat di Jl. Raya Pengosekan, Museum Agung Rai menambahkan sanggar, pertunjukan seni, tur arkeologi, tur bekeliling desa dan tur berkeliling pura sekitar.

Masih di sekitar Ubud, tepatnya di Jalan Raya Ubud, Museum yang bukan bertema seni disediakan untuk anda yang ingin tahu lebih mengenai marketing. Museum Marketing memberikan suasana modern di tengah-tengah kentalnya tradisi masyarakat Bali. Saat anda sudah memutuskan untuk memasuki museum ini, sembilan sesi pembelajaran marketing akan menemani hari anda. Pembelajaran ini seputar konsep marketing dan kampanye marketing secara global.
Beralih pada pengetahuan sistem pertanian, Museum Subak hadir di Jl. Gatot Subroto, Tabanan. Anda akan menyerap pengetahuan tentang pertanian masyarakat Bali. Karena fasilitas yang mendukung, Anda tidak akan merasa bosan. Tiga bangunan Museum Subak yaitu bangunan induk, terbuka dan utama menyajikan berbagai fasilitas berbeda seperti miniatur sistem pengairan, pusat informasi, dan ruang audio visual.
Jika Anda ingin mengetahui bagaimana momen bersejarah perang puputan, datanglah ke Taman Puja Bangsa Margarana di Tabanan. Taman ini merupakan taman makam pahlawan. Namun suasana seram yang biasanya diadaptasikan pada kata makam tidak akan muncul. Anda justru akan berdecak kagum akan kisah heroik para pahlawan. Patung Panca Bakti mengenalkan Anda pada simbol nasionalisme persatuan dan kesatuan. Begitu pula Candi dan Tugu para Pahlawan. Museum puputan Margarana menyediakan barang-barang bersejarah yang dipakai para pahlawan semasa perang. Inilah yang akan mengisi penuh pengetahuan Anda sekaligus memperhitungkan Anda sebagai penyumbang aksi nasionalisme.
TERASERING, GOA, HUTAN, TAMAN BURUNG, PEMANDIAN

Mayoritas penduduk Bali adalah kaum agraris yang bergantung pada pertanian. Akan tetapi area pertanian ini tidak hanya menjadi perhatian khusus para petani namun juga para turis. Pemandangan luar biasa terasering Tegalalang di Ubud Utara, juga terasering Pupuan atau Blemantong di Tabanan contohnya. Hijaunya pematang sawah, suburnya perkebunan kopi sekitar dan perbukitan berjajar dibelakangnya adalah spot sempurna untuk para turis berwisata. Terutama pada terasering Pupuan yang menuntun Anda kepada air terjun Blemantong berketinggian 50 m dan dua air terjun lain yang berjarak tidak jauh. Pada terasering Tegalalang, Goa Maya Denawa dapat diraih dengan sedikit berjalan ke arah lembah. Goa ini mempertemukan Anda dengan Patung Dewa Siwa, Indra dan Mata Denawa. Selain itu pengalaman trekking ke lembah Sungai Petanu akan menjadi sebuah petualangan nyata. Sesampai anda di pertemuan Sungai Petanu dan Sungai Campuhan, Goa Gajah berdiam dengan pemandian dan pura kecil. Panorama sekeliling goa serta cerita sejarah akan melayangkan imajinasi kepada masa lampau.

Perhatian para turis pada lahan hijau tidak hanya tertuju pada sawah dan kebun. Contohnya, Ubud Monkey Forest merupakan wisata hutan yang dimeriahkan oleh monyet-monyet dan kompleks pura. Pemandangan menakjubkan itulah membuat para turis betah berkali-kali datang ke tempat ini. Ditambah dengan Kebun Lumbung Berkat sebagai kebun buah naga tidak jauh dari sini meningkatkan antusias para turis berdatangan.
Landskap Gunung Watukaru pada Air Panas Penatahan juga akan mencuri atensi Anda. Pemandian ini merupakan pemandian satu-satunya Kabupaten Tabanan. Air yang disiapkan pemandian ini berasal dari pohon beringin yang berada di pura. Pemandian mengandung belerang yang dipercaya dapat menyembuhkan bermacam-macam penyakit kulit. Memanjakan diri Anda berendam dengan panorama indah alamya sungguh menambah afeksi.

Anda belum merasakan benar-benar menyatu dengan alam? Bird Park di Batubulan siap memperkenalkan Anda pada para penghuni alam yang molek. Seribu burung dengan 250 spesies berbeda akan mengisi liburan Anda. Berbagai kegiatan menarik pun dapat menjadi pilihan. Dimulai dari pertunjukan aksi para burung, tur komodo, menyaksikan film di 4D teater, hingga kompetisi menggambar dan melukis.
Liburan Anda tidak akan terasa lebih menyenangkan daripada mengunjungi tempat-tempat ini. Alamilah sendiri!


















