Hari raya Kuningan atau Galungan pasti sudah sering didengar. Akan tetapi sebenarnya upacara adat Bali memiliki lebih dari dua hari tersebut. Salah satunya yang akan diadakan pada 29 Agustus 2015 ini adalah upacara adat Tumpek Krulut. Ingin tahu seperti apa upacara tersebut?
Makna Upacara
Tumpek Krulut berasal dari kata “lulut” yang berarti rangkaian. Kata ini juga dapat bermakna hati menyatu dengan keindahan yang membuat pikiran menjadi damai. Upacara adat Tumpek Krulut sendiri memiiliki arti untuk memuja Tuhan yang telah memberikan manusia akal budi untuk membuat bunyi-bunyian pada alat-alat musik yang dipakai saat setiap upacara adat lainnya.
Pengadaan Upacara
Biasanya Tumpek Krulut diadakan setiap 6 bulan atau 210 hari sekali pada hari Sabtu Kliwon.
Tujuan Upacara
Berhubungan dengan makna upacara ini sendiri yaitu untuk mendoakan alat-alat musik yang dipakai saat upacara adat sehingga Tumpek Krulut memiliki tujuannya sendiri yaitu agar perangkat alat musik tersebut memiliki suara yang indah dan “taksu”. Dengan demikian para penari pun akan menari lebih indah mengikuti irama musik yang selaras. Hingga pada akhirnya terciptalah sebuah hiburan yang akan menyeimbangkan kehidupan manusia.


















