Bali Tak Sekedar Kuta ( Bagian 2)

Mungkin yang akan terbayang di benak Anda saat hendak berlibur ke Bali adalah Pantai Kuta, Legian, Jimbaran, atau Seminyak. Namun tahukah Anda tempat-tempat tersebut hanyalah berada di selatan? Padahal objek wisata Bali tidak hanya berada di selatan. Memang pusat keramaian berada disana, tapi tidak ada salahnya saat Anda ingin mengunjungi Bali untuk kesekian kalinya daerah-daerah utara, timur, barat, dan tengah menjadi pertimbangan Anda. Faktanya Bali begitu indah di berbagai penjurunya.

 

BALI BARAT

Bagian barat Bali lebih dikenal dengan nama kabupatennya yaitu Kabupaten Jembrana. Tidak kalah menarik dengan daerah pariwisata di belahan Bali lainnya, Jembrana menyediakan perpaduan alam, pengetahuan, dan kebudayaan.

 

WISATA PANTAI

Pantai Bali Barat

Terdapat beberapa pantai di sebelah Barat Bali. Pengeragoan, Medewi, Perancak, Baluk Rening, dan Candikusuma. Pantai pasir hitam Pengeragoan terletak di perbatasan Kabupaten Tabanan. Pemandangan dan suasananya yang tenang melayangkan Anda pada liburan penuh relaksasi. Lain halnya dengan Pantai Medewi yang berada 72 km dari Denpasar. Pantai ini sangat tepat untuk anda yang menyukai surfing. Ketinggian indahnya  ombak Pantai Medewi sangat dicari para surfer baik manca negara maupun lokal.

Selain itu, Pantai Perancak dengan fasilitas motor cross dan road race menghadirkan sensasi bermain di pantai yang unik dan menantang. Di sini Anda pun dapat menyaksikan lomba dayung sampan tradisional setiap tahunnya juga pelestarian penyu. Pantai Perancak merupakan pantai yang sempurna untuk menyaksikan pelepasan anak-anak penyu yang baru saja menetas. Lain lagi dengan Pantai Baluk  Rening. Pantai ini menawarkan air laut dan pasir hitam yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Terletak 10 kilometer dari Kota Negara, Pantai Baluk Renin berlatar belakang deretan pegunungan Pulau Jawa. Cantik tidak cukup menggambarkan pantai ini.

Beralih ke pantai Candi Kusuma (110 km dari Denpasar). Kegiatan memancing menjadi aktivitas yang paling populer. Pantai ini pun menjadi garis akhir perlombaan jukung layar (perahu layar) setiap tahunnya.  Tugu segitiga menjadi ikon penting Pantai Candi Kusuma. Tugu yang menjadi peninggalan sejarah dimana pada jaman kerajaan terdapat keris bersinar di dalamnya.

Agak sedikit berbeda dengan pantai-pantai lain di Jembrana, Pantai Delod Berawah terkesan belum dapat memberikan hasil yang maksimal pada pariwisatanya. Namun untuk menambah daya tarik, wisata kolam renang air laut yaitu Tirta Samudra Delod Berawah dibuat. Mungkin kolam renang ini terlihat sama dengan yang lain. Akan tetapi keunikan Tirta Samudera terdapat pada pengembangan hydrotherapy untuk para pengunjung. Terlepas dari pantai, Delod Berawah yang juga merupakan nama dari desa pantai ini berada, memiliki wisata budaya yang sayang dilewatkan. Mekepung adalah wisata budaya desa tersebut. Mekepung merupakan kejar-kejaran sapi yang dilaksanakan setiap tahun dari bulan Juli-November. Desa Delod Berawah menjadi salah satu dari enam sirkuit yang dilewati. Seru akan menjadi kesan Anda pertama kali menyaksikannya.

WISATA BUDAYA

 Pura Bali Barat

Rambut Siwi merupakan nama pura paling terkenal di Jembrana. Hal ini dikarenakan Pura Rambut Siwi adalah pura untuk memuja Dewa Pertanian dimana mayoritas penduduk Jembrana merupakan petani dan nelayan. Terdapat tiga pura di area Rambut Siwi, Pura Segara dan Penataran. Tiga pura ini dipercaya menjadi simbol Triloka bahwa Tuhan berada dimana-mana, diatas, tengah maupun bawah. Sehingga letak pura-pura ini jelas terdeskripsi. Pura Rambut Siwi yang berada di paling atas. Segara di tengah dan Penataran di Bawah. Ketiga pura ini pun dipercaya menjadi media memohon kedamaian Triloka. Cerita dibalik pura Rambut Siwilah yang paling menarik saat berkunjung. Datang dan temukan sendiri keunikannya!

Hal unik juga terjadi di Pura Bhujangga Sakti, Desa Manggisari. Bukan pada bangunan puranya melainkan pada jalan menuju pura yang memiliki pohon Bunut Bolong. Pohon Bunut Bolong dinamakan demikian karena ukurannya yang sangat besar dan memiliki akar berbentuk terowongan atau bolongan di tengah jalan raya. Ketertarikan area ini juga didapati dari panorama alam luar biasa dari pohon cengkeh dan udara sejuk.

Wisata budaya di Kabupaten Jembranan selain menjelajahi berbagai pura, menyaksikan berbagai pertunjukan seni Bali juga layak diperhitungkan. Kesenian kuno yang paling populer di Jembrana disebut Jegog. Seni musik berinstrumen bambu. Dalam pertunjukannya, dua kelompok seakan beradu alunan untuk menunjukan kemampuan masing-masing kelompok. Tari-tarian yang disebut Mebarung melengkapi pertunjukan musik ini. Desa Sangkaragung adalah kampung halaman pertunjukan tersebut. Fantastis akan menjadi lontaran Anda seusai penampilan mereka.

Seni Jegog

 

 

WISATA AIR

 Bendungan Palasari

Bendungan Palasari, Teluk Gilimanuk dan Taman Wisata Air Gumbrih memeriahkan liburan Anda di Pulau Bali bagian Barat. Wisata air yang ditawarkan patut untuk dicoba sebagai penambah kosa kata wisata Anda. Bendungan Palasari berada di Desa Ekasari. Bendungan ini utamanya difungsikan sebagai sarana irigasi perikanan dan pencegah banjir. Akan tetapi bendungan ini dapat menjadi pilihan alternatif wisata air dengan penyediaan sarana penyewaan sampan untuk berkeliling. Kawasan Hutan Lindung Cekik yang persis berada di belakang bendungan Palasari dan kesejukan udara menjadi daya tarik utama.

 

Jika Anda menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Bali, Gilimanuk sudah tidak terasa asing lagi di telinga Anda. Teluk Gilimanuk yang juga menjadi perbatasan kedua Pulau memperbolehkan anda berkeliling teluk dengan perahu mesin. Pemandangan luar biasa dihadirkan untuk Anda, pulau kalong dengan hutan mangrove sebagai contohnya. Diving juga dapat menjadi pilihan untuk Anda pecinta alam bawah laut. Berbagai hewan bahari nan cantik menyumbang keindahan teluk ini.

Wisata Air Gumbrih

Hampir mirip dengan kedua wisata air sebelumnya, konsep Taman Wisata Air Gumbrih juga menyediakan fasilitas untuk mengelilingi perairan Desa Gumbrih. Namun panorama yang tersaji menjadi perbedaannya. Disini Anda akan menikmati romantisme berada di tengah-tengah aliran sungai Tukad Pangayangan sepanjang 2 kilometer. Hamparan sawah, hutan bambu, dan ragam flora-fauna menjadi teman seperjalanan Anda. Ikan, udang dan kepiting yang terhampar bebas di sungai ini pun dapat menjadi tangkapan Anda.

 

WISATA IPTEK

 MuseumManusiaPurbaGilimanuk

Tidak hanya alam yang dipersiapkan Jembrana untuk para turis tapi juga wisata ilmu pengetahuan dan teknologi. Museum Manusia Purba Gilimanuk, contohnya, menampilkan berbagai penelitian peninggalan prasejarah sejak tahun 1963. Rangka manusia yang diduga ras Mongoloid menjadi koleksi dominan di museum ini. Peralatan dan perlengkapan rumah tangga jaman purba pun ditemukan dalam galian. Dengan murninya misi museum ini untuk menambah wawasan pengunjung, bebas biaya tiket diberlakukan. Namun apabila Anda ingin menyumbang untuk pelestarian, apresiasi tertinggi akan diberikan.

 Kerangka Manusia Purba

Pusat Riset Teknologi Kelautan atau Balai Penelitian dan Observasi Laut juga dapat menjadi pilihan lain Penempatan Balai Penelitian dan Observasi Laut memiliki sejarah tersendiri dimana lokasi ini menjadi tempat penting semasa kerajaan. Selain itu dekatnya dengan samudera memudahkan para peneliti untuk melakukan observasi.

Pusat Riset Teknologi Kelautan

Informasi kedatangan harus dipersiapkan sebelumnya untuk persiapan para tim memberikan pelayanan. Anda akan menyimak berbagai penjelasan mengenai kegiatan terkini yang dilakukan para peniliti terhadap kelautan Indonesia. Tur fasilitas penelitian dapat dilakukan demi memuaskan pengetahuan anda. Mendatangi tempat ini dapat menjadi salah satu apresiasi kita sebagai pecinta alam. Tidak hanya menggunakan atau menikmati alam laut saja namun juga mendukung kelestariannya. Mungkin kita tidak melakukan aksi yang signifikan tapi dengan memiliki pengetahuan observasi kelautan setidaknya memberikan energi positif untuk para peneliti.

 

TAMAN NASIONAL BALI BARAT

 

Taman Nasional

Untuk membungkus keseluruhan tempat wisata di Bali Barat, Taman Nasional Bali Barat berhak mendapatkan tempat di hati dan pikiran anda akan keelokan alamnya. Berawal dari penelitian spesies burung langka, Taman Nasional didirikan di Jalan Raya Cekik, Gilimanuk. Luasnya yang mencangkup berbagai pulau-pulau kecil seperi Menjangan, Gadung, Burung dan Kalong akan memukau penglihatan anda. Tidak hanya beberapa pulau, empat gunung pun berada dalam kawasan Taman Nasional ini. Gunung Prapat Agung, Banyuwedang, Klatak dan Sangiang.

 Taman Nasional Bali Barat

Seratus tujuh puluh lima spesies flora , hewan liar langka, dan 110 spesies karang adalah pertunjukan hidup selama Anda berwisata. Pembagian daerah wisata ekosistem dipisahkan menjadi dua: ekosistem daratan yang terdiri dari wisata hutan musim, hutan hujan dataran rendah, hutan savana dan hutan pantai. Sedangkan ekosistem laut: hutan mangrove, pantai, ekosistem koral, padang lamun, juga perairan dalam dan dangkal.

Wisata pulau, olahraga air, trekking dan birdwatching menjadi pilihan aktivitas menarik. Yang jelas adalah Anda tidak akan merasa bosan atau kekurangan kegiatan. Bahkan hanya menatap para hewan langka dan mendengarkan merdunya para burung Jalak Bali saja tidak akan membosankan. Tidak akan menyesal adalah jaminannya!

Tentang 

Freelance translator, copy writer and blogger. Gusto fan.

  • skype
  • twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *