Mitos dan Fakta Seputar Tanah Lot

Jika Anda belum pernah mengunjungi Bali mungkin wisata Tanah Lot akan menjadi daftar perjalanan Anda bukan? Ya, memang sejarahnya yang begitu menarik untuk diketahui serta mitos yang berkembang menjadi incaran para turis untuk menelisik lebih jauh. Tetapi yang beredar di Tanah Lot tidak sekadar mitos saja. Banyak fakta-fakta yang juga harus diketahui tentang Tanah Lot.

Mitos

1. Tanah Lot dibangun oleh seorang brahmana dari Jawa, Danghyang Nirartha, yang juga membawa ajaran Hindu ke Bali pada abad ke-16.

2. Ular yang berada di Tanah Lot dipercaya adalah selendang yang diubahnya untuk dijadikan penjaga pura.

3. Ular suci yang berada di Tanah Lot diyakini menjadi alat untuk menghindari masyarakat dari ancaman kejahatan dan kerusakan.

4. Ular tersebut juga dijadikan pertanda dan isyarat jika akan terjadi bencana alam, tanda yang akan terlihat adalah adanya ratu atau raja ular laut berwarna merah akan muncul.

5. Dipercaya pengunjung dapat meminta air awet muda di bagian barat Pura Tanah Lot.
6. Tidak boleh membawa pasangan yang belum menikah karena akan segera berakhir.
7. Pengunjung wanita yang sedang menstruasi dilarang masuk karena adanya ajaran Hindu yang memercayai bahwa darah kotor yang didapat wanita datang bulan dapat mengotori rumah ibadat (pura) yang suci.

Fakta

1. Tanah Lot berasal dari kata Tanah yang berarti daratan atau pulau dan Lot yang berarti laut. Kalau digabungkan Tanah Lot berarti pulau kecil yang mengapung di tengah laut.
2. Pura Tanah Lot sering terkena abrasi dan pengikisan karena ombak dan angin. Oleh karena itu dipasang tetrapod sebagai pemecah gelombang yang berupa karang buatan.
3. Renovasi telah dilakukan sejak tahun 1987 hingga tahun 2003 dengan biaya kurang lebih sebesar 95 miliar rupiah yang dipinjam negara pada Jepang.
4. Total pura di Tanah Lot ada 4; Pura Tanah Lot, Pura Batu Bolong, Pura Batumejan dan Pura Enjung Galuh.

5. Waktu paling ramai pengunjung adalah sore hari menjelang matahari terbenam karena panorama indahnya yang diincar turis.

6. Pura Tanah Lot diperingati setiap 210 hari sekali biasanya dekat dengan Hari Raya Galungan atau Kuningan. Pada saat itu Tanah Lot akan dipenuhi masyarakat Bali.

Catatan: informasi diketahui dari berbagai sumber

Tentang 

Freelance translator, copy writer and blogger. Gusto fan.

  • skype
  • twitter

3 thoughts on “Mitos dan Fakta Seputar Tanah Lot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *