Bahasa Selama Berlibur Di Bali

Berada di daerah pariwisata berarti harus menyesuaikan dengan budaya dan adat setempat. Memang tidak harus sampai mempelajari keseluruhan budayanya akan tetapi masyarakat setempat akan sangat menghargai jika Anda memiliki usaha untuk mengenal mereka. Mengetahui bahasa setempat contohnya. Hal ini juga dapat memberi keuntungan untuk Anda, saat berbelanja khususnya. Berikut adalah beberapa bahasa Bali yang berguna saat Anda berlibur:

 

SALAM

Matur Suksma : Terimakasih

Bli atau mbok: Panggilan untuk laki-laki atau perempuan seperti ‘mas’ dan ‘mbak’

Om swastiastu: Salam

Suksma mewali :Terimakasih kembali

PERTANYAAN

Apa Ento: Itu apa?

oleh kurang tidak? : Dados kirang nggih?

Berapa harganya ini? : Aji kuda niki?
Permisi…saya mau bertanya. : Nunas lugra…tyang jagi metaken

TANGGAPAN

Inggih: Iya

Jaen: Enak

Tyang saking jakarta : Saya dari jakarta

BENDA

Yeh: Air

Jukung: Perahu Kayu

Sepeda gayung: Sepeda kayuh

Tukad: Sungai

Jepun: Bunga kamboja

Bale: Balai/Pondokan/Saung

ISTILAH

Kute,pure,plawe: Kuta, pura,plawa (kata berakhiran ‘a’ dibaca ‘e’ seperti pada kata ‘erat’)

Lalapan: Satu paket nasi dengan ayam/ikan dengan sayur lalapan

Nasi campur: Nasi rames/nasi warteg

ANGKA

Satu: siki
Dua: kalih
Tiga: iga
Empat: papat
Lima: lima
Enam: nenem
Tujuh: pitu
Delapan: kutus
Sembilan: sanga
Sepuluh: dasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *