
Libur pekan terpanjang di Indonesia hampir tiba. Ya, libur lebaran jatuh pada akhir bulan Juli mendatang. Untuk Anda yang sudah merencanakan untuk libur panjang ke Bali, jangan dulu terburu-buru merasa siap. Berikut adalah tanda Anda telah siap mengunjungi sang Dewata..
1. Anda telah memutuskan transportasi untuk pergi ke Bali.
Tiga pilihan transportasi dapat menjadi pilihan Anda saat hendak ke Bali. Berkendara menggunakan mobil pribadi yang nantinya akan diakhiri dengan menggunakan kapal Feri. Keuntungan berkendara dengan mobil pribadi adalah mudahnya melakukan perjalanan saat sampai di Bali. Transportasi umum di Bali tergolong jarang. Tidak ada kereta atau angkutan umum yang mengantar Anda berkeliling. Dengan membawa kendaraan pribadi Anda lebih mudah mengatur perjalanan sesuka Anda. Namun kekurangannya adalah jarak tempuh yang cukup panjang dan keharusan menggunakan kapal saat menyebrang pulau. Anda harus mendahului turis lain yang juga menggunakan mobil untuk masuk ke dalam kapal. Ruang yang terbatas dengan banyaknya penumpang kadang dapat menjadi kendala.
Angkutan umum darat seperti bis dan kereta juga dapat menjadi opsi lain. Biasanya untuk bis dan kereta Anda hanya akan mencapai pelabuhan yang kemudian dilanjutkan dengan transportasi air. Berbeda dengan berkendara mobil pribadi, Anda tidak perlu menaiki Feri yang ramai penumpang dan agak lambat untuk mencapai pulau. Anda dapat menggunakan speed boat yang lebih cepat dan sedikit penumpang. Kekurangan dari angkutan darat ini adalah Anda harus berganti-ganti kendaraan dan menempuh waktu yang cukup lama di darat. Namun untuk penyebrangan pulau akan sedikit lebih cepat.
Terakhir adalah pesawat. Kini sudah banyak maskapai penerbangan lokal menuju Bali dengan harga terjangkau. Anda dapat menghemat waktu dan tenaga. Sekitar satu setengah jam Anda telah sampai di Pulau Bali. Hanya saja akibat dari kepopuleran Bali sebagai tujuan wisata dunia, Anda harus membeli tiket dari jauh-jauh hari. Selain harga tiket yang cepat berubah menjadi sangat mahal, kuota kursi pun sangat terbatas.
2.Anda telah memesan penginapan.
Bulan Juni hingga Agustus merupakan peak season di Bali. Lonjakan turis menjadi berkali-kali lipat. Selain liburan panjang sekolah nasional, sejumlah sekolah di Australia juga menerapkan libur panjang pada periode yang sama. Sampai saat ini Australia, negara terdekat Bali, masih menjadi penyumbang turis asing terbanyak. Mereka biasanya dapat dengan mudah memesan berbagai penginapan. Jika Anda tidak ingin kehabisan penginapan sebaiknya mulai dari sekarang sudah mencari penginapan yang paling sesuai. Atau bahkan memesannya dari sekarang.
3. Pencarian transportasi dalam kota telah dilakukan.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, transportasi dalam kota di Bali memang tergolong sulit. Berbagai pilihan angkutan umum berpusat pada kota Denpasar. Sedangkan wisata populer tidak hanya berada di Denpasar. Penyewaan mobil dan motor memang yang paling dianjurkan. Berbagai agensi penyewaan mobil dan motor tersebar di pusat wisata Bali seperti Kuta, Seminyak dan sekitarnya. Untuk penyewaan mobil banyak yang sudah termasuk supir dan bensin. Jika Anda merasa lebih nyaman untuk berkendara sendiri, banyak agensi yang sudah memberlakukan sistem ‘lepas kunci’.
Apabila Anda berlibur sendiri atau hanya dengan dua-tiga orang, menyewa motor lebih praktis. Selain lebih murah, Anda akan benar-benar menyentuh atmosfer Bali yang sesungguhnya. Pulau Bali tidak seluas pulau-pulau Indonesia lainnya. Berkendara dengan motor masih dapat diperhitungkan untuk mengelilingi keseluruhan pulau. Hanya saja Anda memang akan sedikit lebih lelah berlama-lama duduk di atas motor.
4. Jadwal perjalanan sudah tertulis rapi.
Begitu banyaknya tempat wisata di Bali akan sedikit membingungkan Anda. Hal ini tidak akan terjadi jika Anda telah mengumpulkan informasi lengkap mengenai tempat-tempat tersebut. Letak, lama perjalanan dan daya tarik wisata adalah perhitungannya. Gunakanlah waktu berlibur Anda sebaik-baiknya. Jangan membuang waktu untuk mengatur perjalanan setelah sampai di Bali. Lebih baik Anda megatur perjalanan dari yang paling jauh hingga wisata terdekat penginapan Anda. Untuk itu observasi sangatlah penting untuk memperkirakan waktu dan jarak. Terlebih lagi supaya Anda dapat mengunjungi banyak tempat.
5. Perhitungan biaya telah terinci.
Kebanyakan orang telah terlebih dahulu bersemangat saat hendak berlibur. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya perhatian pada pengeluaran biaya. Padahal tidak kalah pentingnya untuk memiliki budget saat berlibur. Apalagi berlibur di Bali cukup memakan biaya. FYI, berbagai restoran dan butik di Bali telah mengalami kenaikan harga yang cukup menguras kantong. Banyak pengusaha lokal menetapkan harga bule pada produk-produknya. Untuk itu Anda harus pintar-pintar memilih restoran atau butik mana yang sesuai dengan kantong Anda.
Perhitungan biaya juga penting dilakukan untuk mencegah Anda menghaburkan uang. Biasanya saat sedang berlibur kita akan kalap dalam mengeluarkan uang. Dengan memiliki budget, Anda akan memonitor diri sendiri untuk tidak membeli barang-barang yang kurang perlu. Sehingga pada saat kembali ke rumah, Anda tidak akan kaget akan pengeluaran yang tak terduga.
6. Anda sudah tahu barang apa saja yang harus dan tidak harus dibawa.
Berlibur ke tempat yang agak jauh dari rumah berarti siap dengan segala kondisi lingkungan tempat yang akan dikunjungi. Bali merupakan pulau tropis dengan banyaknya pantai berdiam. Dengan demikian udara yang mendominasi pun terbilang cukup panas. Anda tidak ingin kan pulang dengan kulit terbakar? Untuk itu sun cream harus menjadi item terpilih.
Saat Anda sudah menentukan tempat-tempat yang akan Anda kunjungi di Bali, Anda sudah harus tahu barang-barang apa saja yang harus anda kemas. Contohnya jika Anda memutuskan untuk berada di Ubud dan sekitarnya berarti Anda harus mempersiapkan baju hangat. Atau jika Anda ingin berada di sekitar Kuta dan Seminyak, celana pendek adalah drees code paling tepat. Hindari membawa barang-barang yang tidak akan terpakai akan memudahkan Anda berlibur.
7. Menjaga kondisi stamina.
Terkadang kita menyepelekan yang satu ini. Mungkin dua minggu sebelum perjalanan Anda terlihat baik-baik saja. Tapi saat menjelang liburan Anda justru merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuh. Pastikan Anda tidur cukup dan makan teratur menjelang perjalanan ke Bali. Berjalan-jalan di Bali akan sangat menguras tenaga. Begitu banyaknya tempat wisata akan menggiurkan Anda untuk mengunjungi setiap tempat tersebut. Oleh karena itu, stamina maksimal sangat diperlukan. Ditambah dengan cuaca Bali yang terik dan beberapa tempat yang sangat dingin dapat menjadi salah satu penyebab menurunnya stamina. Faktor ‘X’ ini dapat dicegah dengan memastikan kondisi tubuh yang baik sebelum sampai di Bali. Tentu Anda tidak ingin hanya beristirahat di penginapan dengan tubuh yang sakit bukan?
Nah, sudah siapkah Anda menghabiskan liburan di Bali?


















