Makanan memang menjadi oleh-oleh termudah yang dapat Anda berikan kepada jumlah orang yang banyak setelah bepergian ke suatu tempat. Karenanya, kali ini Villa-Bali akan membahas oleh-oleh makanan khas Bali yang sangat tepat untuk menjadi buah tangan kepulangan Anda.
Kacang Asin

Mungkin sudah tidak asing lagi untuk Anda mengonsumsi kacang asin karena di berbagai daerah di Indonesia juga memiliki kacang asing serupa. Tapi kacang asin khas Bali menjadi salah satu oleh-oleh terpopuler karena olahannya yang tidak biasa. Bahkan banyak restoran dan bar yang menghidangkan kacang asing sebagai complimentary snack.
Kacang Disko

Jenis kacang lainnya yang termasuk populer di Bali adalah kacang disko. Kacang disko adalah sejenis camilan dengan bahan dasar kacang dibungkus dengan tepung dan telur. Rasanya yang gurih membuat Anda akan ketagihan lagi dan lagi. Di sebagian besar pusat oleh-oleh di Bali menjual kacang disko sebagai signature oleh-oleh khas Bali.
Pia

Di daerah Jawa mungkin sudah sering terdengar kata Pia atau Bakpia. Ya, Pia asal Bali memang mirip dengan pia asal Jawa. Hanya saja yang berbeda adalah pada pengolahannya. Pia asal Bali memiliki ukuran lebih besar dengan isi yang lebih beraneka ragam mulai dari coklat, keju hingga kacang hijau. Pengemasannya pun dibuat dengan sangat kreatif, penambahan detail penari Bali yang menjadi ciri khas Pulau Bali adalah sampul kemasannya.
Pie Susu

Pie susu Bali adalah salah satu oleh-oleh yang tidak boleh ketinggalan. Rasanya yang gurih dan manis menjadi favorit para turis lokal untuk membawanya pulang ke rumah sebagai oleh-oleh atau bahkan untuk dikonsumsi sendiri. Anda akan sangat mudah menemukan pie susu di Bali. Supermarket dan pusat oleh-oleh adalah tempat berkotak-kotak pie susu berada. Tetapi jika Anda penasaran dengan pie susu yang digemari masyarakat Bali, Anda dapat pergi ke Jalan Nangka Gang Nuri No. 14, Denpasar.
Dodol Rumput Laut

Walaupun sebenarnya berasal dari Lombok, tetapi dodol rumput laut juga menjadi salah satu makanan yang tepat dijadikan oleh-oleh khas Bali. Kata “dodol” di sini jangan disamakan dengan dodol yang biasa Anda jumpai di kota lain karena rasa dan teksturnya amat berbeda. Dodol rumput laut tidak lengket dan menyerupai jeli. Rasa manisnya pun terasa lebih seperti buah-buahan karena memang biasanya varian yang terdapat dalam satu kantong terdiri dari beberapa rasa buah seperti stroberi, jeruk, anggur dan lain-lain.


















