10 Persiapan Sebelum Berselancar di Bali

Jika salah satu tujuan berlibur Anda ke Bali adalah untuk berselancar pastikan Anda mengetahui persiapan apa saja yang diperlukan agar berselancar lebih terasa menyenangkan. Apalagi apabila Anda adalah pemula. Karenanya, berikut ini adalah 10 persiapan penting yang harus Anda perhatikan.

 

1. Cari Tempat Berselancar yang Tepat

Tidak semua pantai tepat untuk sebagian orang. Pantai untuk para profesional pasti berbeda dengan para pemula. Oleh sebab itu Anda harus memastikan pantai di sebelah mana yang sesuai dengan kemampuan Anda. Contohnya bagi pemula, Pantai Kuta yang ombaknya relatif lebih tenang sangat baik untuk Anda dibandingkan Pantai Uluwatu.

 

2. Hubungi Tempat Kursus Berselancar

Jika Anda tidak yakin mencoba berselancar sendiri, lebih baik menghubungi tempat kursus berselancar yang terpercaya seperti Odysseys Surfing School, Pro Surf School Bali atau Bali Learn To Surf.

 

3. Bawa Sun Block

Matahari Bali yang cukup menyengat akan membuat kulit Anda terbakar. Saat berselancar hawa panas terasa dua kali lipat dari daratan. Sun block adalah barang yang harus dibawa dan digunakan sebelum dan sesudah berselancar.

 

4. Minum Air Mineral Sebelum, Sesaat dan Sesudah

Hawa panas dan kemungkinan jatuh ke dalam laut dapat membuat Anda terserang dehidrasi. Apalagi ketika menunggu datangnya ombak yang cukup lama Anda harus berjemur di tengah laut terlebih dahulu. Dianjurkan Anda sudah meminum air mineral sebelum berselancar dan memberikan jeda di tengah-tengah berselancar untuk mengesap air mineral.

 

5. Pantau Perubahan Cuaca

Pastinya Anda tidak ingin kan saat sedang asyik berselancar lalu tiba-tiba hujan deras? Karenanya Anda harus terlebih dahulu memantau perubahan cuaca di hari tersebut. Apalagi dengan ketidakstabilan cuaca Bali belakangan ini lebih baik Anda berjaga-jaga untuk segala kemungkinan.

 

6. Latihan di Kolam Renang

Sebelum menghadapi derasnya ombak laut, bagi Anda para pemula disarankan untuk mencoba menjajal keseimbangan terlebih dahulu di kolam renang. Walaupun tekanan airnya berbeda tetapi paling tidak Anda tidak kaget untuk menyeimbangkan diri di papan selancar.

 

7. Tentukan Tempat Menginap Paling Praktis

Setelah berselancar tubuh Anda pasti akan basah dan lengket. Akan terasa tidak nyaman jika Anda harus kembali ke penginapan yang jaraknya jauh dari spot berselancar. Oleh karena itu, tentukanlah tempat menginap yang paling praktis untuk dicapai pulang pergi berselancar.

 

8. Pilih Papan dengan Kondisi Baik

Papan selancar dapat menentukan keseimbangan Anda saat berselancar. Pilihan kondisi papan selancar dengan seksama. Pastikan tidak ada lubang-lubang atau goresan yang dapat melukai tubuh sebab erkadang papan selancar yang disewakan di tepi pantai sudah tidak terawat.

 

9. Selalu Bawa P3K

Cedera terkena karang sudah tidak dapat terelakkan lagi ketika Anda berselancar. Walaupun tidak berselancar di laut yang berbatu dan berkarang tetapi tidak menutup kemungkinan ketika Anda menerjang ombak banyak terdapat benda-bendar asing yang melukai tubuh. Lebih baik persiapkan kotak P3K agar luka dapat ditangani dengan segera.

 

10. Perhatikan Tanda Peringatan

Terkadang banyak orang yang sering mengabaikan tanda peringatan di daerah pantai. Di saat terdapat tanda tidak boleh melebihi batas berenang, sebaiknya Anda mematuhinya karena hal tersebut bisa saja membahayakan Anda. Begitu juga peringatan-peringatan lainnya di sekitar pantai. Peraturan dibuat pasti karena ada alasannya. Dahulukan keselamatan Anda dari sekadar petualangan dan adrenalin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *